RENCANA PEMBERKATAN GEREJA MARIA RATU GE’TENGAN

RANGKAIAN ACARA DALAM RANGKA PEMBERKATAN GEREJA KATOLIK MARIA RATU GE’TENGAN

 

Rangkaian Acara pemberkatan Gereja Katolik Maria Ratu Ge’tengan berlangsung selama 3 (tiga) hari, atau di-Tallung Alloi, dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:

 

Hari Pertama : Senin, 18 Agustus 2014

 

Pada hari Pertama secara Adat Toraja disebut Manta’da, yaitu kegiatan yang diadakan untuk mengenang dan berdoa bagi semua anggota tongkonan yang telah berjasa memulai dan memperkembangkan Gereja Katolik di Ge’tengan. Pada hari ini dipotong seekor babi kemudian dipiong (dimasak dalam bambu). Pada saat yang sama nasi putih atau “belundak”, yang terbuat dari beras ketan, dibungkus dengan daun enau yang muda menyerupai ketupat, dimasak. Pada pukul 16.00 diadakan Perayaan Ekaristi atau Misa Arwah sekaligus sebagai pembuka seluruh rangkaian kegiatan. Perayaan hari ini secara khusus dipersembahkan untuk mengenang arwah segenap kaum beriman yang telah meninggal dunia yang berjasa dalam perkembangan iman dan Gereja Katolik di Ge’tengan.

Setelah Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan santap malam bersama di Aula Paroki. Seluruh umat, tamu, undangan ikut serta dalam perjamuan malam tersebut.

 

 

Hari Kedua : Selasa, 19 Agustus 2014

 

Hari kedua dalam Adat Toraja disebut Ma’tarampak. Tarampak dalam Bahasa Toraja berarti halaman atau pekarangan. Ma’tarampak berarti kegiatan berkumpul yang dilaksanakan di halaman rumah untuk bersilaturahmi di antara sesama kerabat keluarga. Seluruh kerabat keluarga dalam tongkonan diundang untuk berdialog dari hati ke hati menyangkut masalah tongkonan, seperti biaya tongkonan, kesatuan, dan sebagainya. Untuk keperluan itu pula, dipotong 1 (satu) atau lebih babi untuk dikonsumsi bersama.

Kegiatan pada Hari Kedua ini berpuncak pada Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Agung Makassar, Mgr. John Liku Ada’, pada pukul. 10.00 Wita. Dalam perayaan ini juga secara khusus dipanjatkan doa syukur atas berkat Tuhan bagi seluruh To ma’tongkonan (=umat) dan segala usaha mereka di mana pun mereka berada. Sekaligus juga dimohon berkat untuk upacara pemberkatan tongkonan yang akan dilaksanakan keesokan harinya. Dalam Perayaan Ekaristi ini juga diterimakan Sakramen Krisma bagi lebih dari 200 orang pemuda-pemudi se-Paroki Santo Paulus Ge’tengan.

Sore harinya dilanjutkan dengan acara Massomba Tedong, mohon berkat untuk kerbau, babi dan ayam yang besoknya akan dikorbankan dalam pemberkatan Gereja. Upacara pemberkatan seperti ini biasa juga disebut Di-tallu rarai; yaitu tiga jenis darah, yakni kerbau, babi dan ayam yang dipersembahkan. Setelah itu seluruh Toma’tongkonan (=Umat) diundang ke aula untuk berdialog dan santap bersama.

 

Hari Ketiga : Rabu, 20 Agustus 2014

 

Hari ketiga adalah puncak atau Matanna dari seluruh rangkaian Upacara Pemberkatan Gereja Katolik Maria Ratu Ge’tengan. Kegiatan dimulai dengan Pengguntingan Pita di pintu gereja dan pembukaan pintu gereja oleh Bapak Uskup, dan kemudian dilanjutkan dengan Pemberkatan Gereja dan Perayaan Ekaristi. Perayaan Ekaristi ini dirayakan secara inkulturatif dalam budaya Toraja. Setelah Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan acara peresmian gereja dengan Pembukaan Selubung Papan Nama Gereja serta penandatanganan prasasti oleh Bapak Uskup dan Bupati Tana Toraja. Setelah itu dilanjutkan dengan perarakan lettoan, tarian ma’gellu’, ma’bugi’ , dan lain sebagainya. Setelah sambutan-sambutan, kegiatan diakhiri dengan jamuan makan bersama.

 

Penerimaan Komuni Pertama (2012)

Sebanyak 159 anak se-Paroki Santo Paulus Ge’tengan, menerima Komuni Pertama pada hari Minggu tanggal 10 Juni 2012 di gereja pusat paroki, Gereja Maria Ratu Ge’tengan. Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki, P. Johni Kanan, Pr, berlangsung sederhana namun cukup meriah dan dihadiri oleh kurang lebih 800-an orang yang datang dari berbagai stasi dalam wilayah Paroki Santo Paulus Ge’tengan.

Dalam khotbahnya, pastor paroki mengharapkan kepada anak-anak penerima Komuni Pertama untuk menunjukkan perubahan dalam hidup mereka setelah menerima Komuni Pertama, yaitu hidup semakin beriman dan aktif dalam kehidupan menggereja. Pastor Paroki juga mengharapkan dukungan dari para orang tua dan para pembina. Tidak lupa pula, pastor paroki mengucapkan selamat dan terima kasih khususnya kepada para pembina yang telah  mempersiapkan anak-anak penerima komuni pertama selama beberapa bulan sebelumnya.

PROFICIAT!

 

—phioes tandy—

Kondisi Terbaru… Juni 2012

Memasuki tahun 2012, proses pembangunan telah memasuki tahun kelima dan telah banyak perkembangan berarti yang telah dicapai. Struktur rangka dan beton sudah rampung secara keseluruhan. Demikian pula dengan struktur atap dan pengatapan. Pemasangan batu bata untuk dinding, kusen jendela dan plesteran dinding sudah dalam tahap perampungan.

Target untuk tahun 2012 ini, pekerjaan akan difokuskan pada perampungan atap dan menara,  penyelesaian plesteran/acian dan kusen, pekerjaan panti imam, serta pekerjaan dasar lantai dengan target prosentase penyelesaian kurang-lebih 75%. Diharapkan pada akhir tahun ini atau awal tahun 2013, proses pembangunan sudah bisa memasuki tahap pekerjaan finishing arsitektur berupa pengerjaan profil, plafond, keramik, jendela/pintu, dan sebagainya. Dengan demikian sangat diharapkan bahwa pada tahun 2014, proses pembangunan sudah bisa memasuki tahap penyelesaian akhir.

Puji Syukur, memasuki bulan Juni ini, target untuk tahun 2012 mengalami perkembangan berarti……….

Pengecoran kasar lantai telah dilakukan secara gotong royong oleh umat pada tanggal 29 Mei 2012 …

Proses finishing atap juga telah selesai…. Pengecoran atap tiga menara juga sudah mendekati rampung….

Sekarang ini, umat sedang fokus mengupayakan proses pemasangan plafon….. biaya yang dibutuhkan kurang lebih 200-an juta…. Pengumpulan dana dari umat juga sedang dijalankan………

Namun, sumbangan dana dari berbagai pihak, tetap kami butuhkan dan sangat harapkan….

Bagi yang berminat menyumbang, bisa melalui REKENING PASTOR PAROKI, JOHN K  SBB:

1.     Bank BCA

Kantor Cab. Makassar

a/n. John K

No Rek: 0255528039 

2.    Bank Danamon

Kantor Cab. Makale

a/n. John K

No. Rek: 87065439

PERAYAAN NATAL PAROKI ST. PAULUS GE’TENGAN

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Perayaan Natal Paroki St. Paulus Ge’tengan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2011 mulai pukul 18.00 wita dan berakhir sekitar pukul 20.00 wita. Perayaan Natal ini mempunyai arti khusus karena merupakan perayaan natal perdana sejak pemekaran Paroki St. Paulus Mengkendek menjadi 2 (dua) paroki yaitu Paroki St. Paulus Ge’tengan dan Paroki St. Yohanis Rasul Minanga.

Meskipun telah terbagi menjadi 2 (dua) paroki, namun perayaan natal di Paroki St. Paulus Ge’tengan tetap dipenuhi oleh umat katolik se-Paroki St. Paulus Ge’tengan. Gedung gereja dan tenda yang disiapkan oleh panitia tetap tidak mampu menampung umat yang membeludak. Dalam Perayaan Natal yang dipimpin oleh Pastor Paroki, P. Johni Kanan, Pr, juga dimeriahkan oleh Drama Natal yang diperankan oleh OMK Stasi Ge’tengan di bawah bimbingan Fr. Y. Patiung, yang sedang menjalani masa tahun orientasi pastoral di Paroki St. Paulus Ge’tengan. Perayaan menjadi semakin khidmat dengan iringan paduan suara Stasi Maria Ratu Ge’tengan.

Seperti pada Perayan Malam Natal, Perayaan Natal Pagi pada tanggal 25 Desember 2011, juga berlangsung dengan sangat meriah. Perayaan yang dimulai pada jam 09.00 wita secara khusus dimeriahkan oleh anak-anak Sekami yang bertugas dalam seluruh perayaan. Perayaan yang berakhir sekitar jam 11.00 wita dipimpin oleh P. Johni Kanan, Pr. Dalam homilinya, pastor paroki mengajak seluruh umat untuk bangkit dari perilaku-perilaku yang tidak terpuji sesuai dengan tema natal, “Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar.”

Dalam perayaan natal tersebut juga dilakukan pengukuhan secara resmi Dewan Pastoral Paroki St. Paulus Ge’tengan Periode 2011-2015.

Setelah Misa Natal, dilanjutkan dengan kegiatan Temu Natal Sekami se-Paroki St. Paulus Ge’tengan yang diisi dengan berbagai kegiatan-kegiatan Sekami.

CAMPING OMK SE-PAROKI ST. PAULUS GE’TENGAN

Dalam Rangka menyambut Perayaan Natal 25 Desember 2011, Seksi Kepemudaan Paroki St. Paulus Ge’tengan mengadakan Camping Orang Muda Katolik (OMK) se-Paroki St. Paulus Ge’tengan. Kegiatan tersebut dibuka pada tanggal 22 Desember 2011 dan berakhir pada tanggal 25 Desember 2011 dan diikuti oleh seluruh stasi dalam wilayah Paroki St. Paulus Ge’tengan sebanyak 15 stasi.

Kegiatan camping tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, seperti kegiatan pembinaan, kegiatan bakti sosial, perlombaan olah raga, dan perlombaan seni. Puncak kegiatan berupa Perayaan Natal bersama seluruh umat paroki pada tanggal 24 Desember 2011 malam, yang dilanjutkan dengan malam api unggun bersama.

Kegiatan ini terutama bertujuan untuk semakin membina iman kaum muda, serta memupuk kebersamaan dan solidaritas di antara kaum muda se-paroki, serta memupuk kehidupan menggereja di antara kaum muda. Hal ini terlihat antara lain dalam perlombaan olah raga dan seni yang tidak pertama-tama untuk mencari pemenang tetapi terutama memupuk rasa persaudaraan.

Dalam kegiatan ini, pastor, frater TOPer bersama para frater komunitas CMM pun ikut ambil bagian antara lain menjadi satu tim dalam lomba olah raga.

 

Ziarah Penutupan Bulan Rosario

Umat se-Paroki Santo Paulus Ge’tengan mengadakan Ziarah Bunda Maria dalam rangka Penutupan Bulan Rosario pada tanggal 30 Oktober 2011. Ziarah dipusatkan di Pusat Paroki St. Paulus Ge’tengan yaitu di Gereja Maria Ratu Ge’tengan. Umat yang berasal dari kurang lebih 15 stasi dalam Paroki St. Paulus Ge’tengan mengikuti ziarah yang diawali dengan jalan salib dan berakhir di Gua Maria Ratu. Dalam mengikuti jalan salib, umat dibagi dalam beberapa kelompok agar jalan salib berjalan khidmat. Meskipun rute jalan salib agak kurang kondusif karena pembangunan gereja, namun umat mengikuti ziarah dengan sangat antusias dan penuh khidmat. Rangkaian ziarah dilanjutkan dengan Misa bersama di gereja yang dipimpin oleh Pastor Paroki, P. Johni Kanan, Pr.

 

Panitia Pembangunan Gereja Maria Ratu

I.      PELINDUNG                                            :

1. PASTOR PAROKI ST. PAULUS MENGKENDEK

2. PASTOR KAPELAN PAROKI ST. PAULUS MENGKENDEK

3. TRIPIKA MENGKENDEK

II.     PENASEHAT                                           :

1. DEPASHARIAN PAROKI ST. PAULUS MENGKENDEK

2. Y. T. PAONGANAN, BA

3. J. U. TALLUPADANG

4. P. ROEPANG

III.    KETUA                                                      :   N. T. TANDIARRANG

WAKIL KETUA                                       :   MATHIUS RANDE, BA

IV.   SEKRETARIS                                          :   Y. LAPU RURU SALEA, SH

WAKIL SEKRETARIS                           :   ALIPIUS TANDIARRANG, S.S., M.Si

V.    BENDAHARA                                         :   ROSINA PALLOAN, SE, MH

         WAKIL BENDAHARA                       :  ANTONIUS AYUN PARANDEAN, SE

VI.   SEKSI-SEKSI                                           :

A. SEKSI DANA

  1. MATHIUS LOMO, BA
  2. NY. M. TANDIARRANG
  3. KOMUNITAS FRATER CMM GE’TENGAN
  4. KOMUNITAS SUSTER JMJ GE’TENGAN
  5. PARA KETUA STASI SE-PAROKI ST.PAULUS MENGKENDEK
  6. PARAKETUA RUKUN STASI GE’TENGAN
  7. NY. E. LAPU RURU SALEA
  8. NY. M. TALLUPADANG
  9. M. G. PAEMBONAN
  10. NY. MARGARETA RANDE
  11. MARSELINUS R. M
  12. ROBERTARIA LOMO
  13. ASGAS PAONGANAN, S.STP
  14. NY. Y. TOLANDA
  15. NY. T. LINGGI

B. SEKSI PERENCANAAN/PENGAWASAN TEKNIS

1.     IR. TONI LINGGI

2.     LEO TALLUPADANG, SE

3.     ABDIAS TANDIARRANG, ST

4.     ANDAREAS PASAERU, SPd

5.     YOSEP TOLANDA

6.     DATUS BANGU’, BA

7.     PASAK

8.     M. PELIS

9.     NY. Y. TANGKE SUMBUNG

10.  NY. M. TANDIARRANG

11.  DANIEL YUDA

12.  LUKAS MENDILA, S.Pd

13.  BANGA PALINOAN

14.  LUSIANA LILLA’

15.  YOHANIS SAPOE

16.  MARTHEN DURUK LOMBU

C. SEKSI HUMAS/PROMOSI/PUBLLIKASI/DOKUMENTASI

1.      ANDAREAS PALAMBA’, SE

2.     YUSTUS BATARA RANDA, SH

3.     PAULUS TANGKE SUMBUNG

4.     JONI PASENO, S.Pd

5.     FRANS GIRIK ALLO, S.Pd

6.     CORNELIS PALUGA’ SANAPANG, S.S

7.     YAFET SALLUBIDANG

8.     ALEX RAMPA’

D.   SEKSI PERLENGKAPAN

1.      LEO TALLUPADANG, SE

2.     DRS. ALEX SERANG MALINO

3.     MARTHINUS KALO’BONG

4.     FRANS SAPOE, SE

5.     TATO TAMBA

6.     LOIS

E. SEKSI PENGGERAK UMAT

1.      ARIS MANGANDO, S.Pd

2.     PARA PENGANTAR SE-PAROKI ST.PAULUS MENGKENDEK

3.    PARAKETUA RUKUN STASI GE’TENGAN

4.     TIM PASTORAL PAROKI ST.PAULUS MENGKENDEK

5.     KRISTINA PATINGGI

6.     DRA. KRISTINA BUNGA

7.     AMATUS BOKKO PALAYUKAN

8.     FRANS GIRIK ALLO, S.Pd

9.     MATHIUS RURU

10.  Y. BITTI PALOBO’, BA

11.  RINU

12.  VERONIKA SAMPEDATU, S.Pd

ditetapkan pada  tanggal 3 September 2006